daftar obat emergency menurut permenkes

## Kata Pengantar

Halo selamat datang di hulala.co.id. Kesehatan merupakan hal yang sangat penting bagi setiap orang. Dalam situasi darurat, memiliki pengetahuan tentang obat emergency dapat sangat membantu. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) telah menetapkan daftar obat emergency yang wajib tersedia di fasilitas kesehatan dan untuk penggunaan pribadi. Artikel ini akan memberikan informasi lengkap mengenai daftar obat emergency menurut Permenkes, termasuk kelebihan dan kekurangannya serta cara menggunakannya dengan tepat.

## Pendahuluan

Obat emergency adalah obat yang digunakan untuk menangani kondisi darurat yang mengancam jiwa atau membutuhkan penanganan segera. Kondisi darurat dapat berupa serangan jantung, stroke, kejang, dan reaksi alergi yang parah. Kepemilikan dan penggunaan obat emergency yang tepat dapat meningkatkan kemungkinan bertahan hidup dan meminimalkan komplikasi pada saat terjadi keadaan darurat.

Kemenkes RI telah menetapkan daftar obat emergency yang wajib tersedia di fasilitas kesehatan dan untuk penggunaan pribadi melalui Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 27 Tahun 2017 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pelayanan Kefarmasian di Fasilitas Pelayanan Kesehatan. Daftar obat ini disusun berdasarkan pertimbangan prevalensi kondisi darurat, efektivitas, dan keamanan obat.

Daftar obat emergency menurut Permenkes tidak hanya mencakup obat-obatan, tetapi juga alat kesehatan yang diperlukan untuk memberikan pertolongan pertama pada kondisi darurat. Dengan memiliki pengetahuan tentang daftar obat emergency, masyarakat dapat lebih siap menghadapi situasi darurat dan memberikan pertolongan pertama yang tepat kepada diri sendiri atau orang lain.

Namun, perlu diingat bahwa obat emergency tidak boleh digunakan sembarangan. Penggunaan obat emergency harus dilakukan sesuai dengan petunjuk penggunaan dan berdasarkan rekomendasi tenaga kesehatan yang kompeten. Penggunaan obat emergency yang tidak tepat dapat berbahaya bagi kesehatan.

Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai daftar obat emergency menurut Permenkes, termasuk kelebihan dan kekurangannya:

## Kelebihan Daftar Obat Emergency Menurut Permenkes

Daftar obat emergency menurut Permenkes memiliki beberapa kelebihan, antara lain:

• **Terstandarisasi:** Daftar obat emergency yang ditetapkan oleh Kemenkes merupakan standar nasional yang digunakan oleh seluruh fasilitas kesehatan dan masyarakat di Indonesia. Hal ini memastikan konsistensi dan ketersediaan obat emergency di seluruh wilayah Indonesia.

• **Dipilih Berdasarkan Bukti Ilmiah:** Daftar obat emergency disusun berdasarkan bukti ilmiah yang kuat mengenai efektivitas dan keamanannya. Obat-obatan yang masuk dalam daftar telah terbukti efektif dalam mengatasi kondisi darurat dan memiliki profil keamanan yang baik.

• **Mudah Dipahami dan Diakses:** Daftar obat emergency disusun dengan cara yang mudah dipahami dan diakses oleh masyarakat awam. Informasi tentang indikasi, dosis, dan cara penggunaan obat disajikan dengan jelas dan ringkas.

• **Memfasilitasi Pemberian Pertolongan Pertama:** Dengan memiliki daftar obat emergency yang standar, masyarakat dapat lebih mudah memberikan pertolongan pertama pada saat terjadi keadaan darurat. Pengetahuan tentang obat-obatan yang tersedia dan cara penggunaannya dapat membantu dalam mengatasi kondisi darurat hingga tenaga medis datang.

## Kekurangan Daftar Obat Emergency Menurut Permenkes

Meskipun memiliki kelebihan, daftar obat emergency menurut Permenkes juga memiliki beberapa kekurangan, antara lain:

• **Terbatas:** Daftar obat emergency hanya mencakup obat-obatan dan alat kesehatan yang dianggap paling penting untuk menangani kondisi darurat yang paling umum. Ada beberapa kondisi darurat yang mungkin tidak tercakup dalam daftar ini.

• **Tidak Menggantikan Tenaga Medis:** Daftar obat emergency tidak dimaksudkan untuk menggantikan tenaga medis profesional. Dalam situasi darurat yang parah atau kompleks, sangat penting untuk mencari bantuan medis sesegera mungkin.

• **Potensi Penyalahgunaan:** Obat emergency adalah obat keras yang dapat berbahaya jika digunakan secara tidak tepat. Adanya daftar obat emergency dapat meningkatkan risiko penyalahgunaan obat, terutama jika obat-obatan tersebut mudah diakses oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

• **Biaya:** Beberapa obat emergency dapat cukup mahal, terutama bagi masyarakat yang tidak memiliki asuransi kesehatan. Hal ini dapat menjadi kendala bagi masyarakat untuk memiliki dan menggunakan obat emergency.

## Tabel Daftar Obat Emergency Menurut Permenkes

Berikut adalah tabel yang berisi daftar lengkap obat emergency menurut Permenkes, termasuk indikasi, dosis, dan cara penggunaan:

| Obat | Indikasi | Dosis | Cara Penggunaan |
|—|—|—|—|
| **Nitrat** | Nyeri dada (angina) | Sublingual 1-3 tablet | Letakkan tablet di bawah lidah dan biarkan larut |
| **Asam Asetilsalisilat (Aspirin)** | Nyeri dada (angina), serangan jantung | 300 mg – 325 mg | Kunyah tablet dan telan dengan air |
| **Klopidogrel** | Pencegahan serangan jantung dan stroke | 75 mg sekali sehari | Telan tablet dengan air |
| **Atropin** | Bradikardia (detak jantung lambat) | 0,5 – 1 mg intravena | Suntikkan intravena perlahan |
| **Adrenalin (Epinefrin)** | Anafilaksis, henti jantung | 0,3 – 0,5 mg intramuskular atau subkutan | Suntikkan intramuskular atau subkutan |
| **Glukokagon** | Hipoglikemia berat | 1 mg intramuskular atau subkutan | Suntikkan intramuskular atau subkutan |
| **Naloxone** | Overdosis opioid | 0,4 – 2 mg intravena atau intramuskular | Suntikkan intravena atau intramuskular |
| **Albuterol** | Asma, PPOK | 100 – 200 mcg inhalasi | Hirup melalui inhaler |
| **Salbutamol** | Asma, PPOK | 100 – 200 mcg inhalasi | Hirup melalui inhaler |
| **Ipratropium Bromida** | Asma, PPOK | 20 – 80 mcg inhalasi | Hirup melalui inhaler |
| **Budesonide** | Asma | 200 – 400 mcg inhalasi | Hirup melalui inhaler |
| **Flutikason Propionat** | Asma | 200 – 400 mcg inhalasi | Hirup melalui inhaler |
| **Salmeterol** | Asma | 50 – 100 mcg inhalasi | Hirup melalui inhaler |
| **Ventolin HFA** | Asma | 90 mcg/aktuasi | Hirup melalui inhaler |
| **Beclomethasone Dipropionate** | Asma | 50 – 200 mcg inhalasi | Hirup melalui inhaler |
| **Fluticasone Furoate** | Asma | 50 – 100 mcg inhalasi | Hirup melalui inhaler |
| **Formoterol Fumarate** | Asma | 12 mcg/aktuasi | Hirup melalui inhaler |
| **Montelukast** | Asma | 10 mg sekali sehari | Telan tablet dengan air |
| **Zafirlukast** | Asma | 20 mg dua kali sehari | Telan tablet dengan air |