kesehatan mental menurut who

Kata Pengantar

Halo selamat datang di hulala.co.id. Kita akan membahas isu penting yang seringkali terabaikan, yaitu kesehatan mental. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memberikan definisi dan klasifikasi yang komprehensif mengenai kesehatan mental, serta menekankan pentingnya kesehatan mental bagi kesejahteraan individu dan masyarakat.

Pendahuluan

Kesehatan mental adalah kondisi kesejahteraan di mana individu menyadari kemampuannya, dapat mengatasi stres kehidupan sehari-hari, bekerja secara produktif, dan memberikan kontribusi kepada komunitasnya.

Gangguan kesehatan mental adalah kondisi yang ditandai dengan gangguan signifikan dalam berpikir, perasaan, atau perilaku, yang dapat menyebabkan penderitaan dan gangguan fungsi.

Stigma dan diskriminasi terhadap gangguan kesehatan mental merupakan masalah yang meluas, yang dapat menghalangi individu untuk mencari bantuan.

Promosi kesehatan mental dan pencegahan gangguan kesehatan mental sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan secara keseluruhan.

Perawatan dan intervensi yang efektif tersedia untuk gangguan kesehatan mental, tetapi aksesibilitas dan ketersediaannya masih menjadi tantangan di banyak daerah.

Dukungan sosial dan keluarga sangat penting untuk pemulihan dan manajemen gangguan kesehatan mental.

Hukum dan kebijakan yang mendukung kesehatan mental sangat penting untuk mempromosikan dan melindungi hak-hak individu dengan gangguan kesehatan mental.

Klasifikasi Gangguan Kesehatan Mental Menurut WHO

WHO mengklasifikasikan gangguan kesehatan mental ke dalam beberapa kategori, antara lain:

Gangguan Kecemasan

Gangguan kecemasan ditandai dengan perasaan cemas atau takut yang berlebihan dan terus-menerus, yang dapat mengganggu kehidupan sehari-hari.

Jenis gangguan kecemasan antara lain gangguan kecemasan umum, gangguan panik, gangguan kecemasan sosial, dan gangguan stres pasca-trauma.

Gangguan Mood

Gangguan mood ditandai dengan perubahan suasana hati yang ekstrem, seperti depresi atau mania.

Jenis gangguan mood antara lain gangguan depresi mayor, gangguan bipolar, dan gangguan siklotimik.

Gangguan Psikotik

Gangguan psikotik ditandai dengan gangguan dalam berpikir, merasa, dan berperilaku, yang dapat menyebabkan halusinasi, delusi, dan gangguan dalam fungsi sosial dan pekerjaan.

Jenis gangguan psikotik antara lain skizofrenia, gangguan skizoafektif, dan gangguan delusi.

Gangguan Terkait Zat

Gangguan terkait zat ditandai dengan penggunaan zat berbahaya yang kompulsif, yang dapat menyebabkan kerusakan fisik, psikologis, dan sosial.

Jenis gangguan terkait zat antara lain gangguan penggunaan alkohol, gangguan penggunaan ganja, dan gangguan penggunaan stimulan.

Gangguan Makan

Gangguan makan ditandai dengan gangguan dalam perilaku makan, yang dapat menyebabkan penurunan berat badan yang tidak sehat, penambahan berat badan yang berlebihan, atau gangguan pola makan.

Jenis gangguan makan antara lain anoreksia nervosa, bulimia nervosa, dan gangguan pesta makan.

Gangguan Tidur

Gangguan tidur ditandai dengan kesulitan tidur atau menjaga tidur, yang dapat menyebabkan kantuk berlebihan, kelelahan, dan gangguan fungsi.

Jenis gangguan tidur antara lain insomnia, gangguan tidur apnea, dan sindrom kaki gelisah.

Gangguan Kepribadian

Gangguan kepribadian ditandai dengan pola pemikiran, perasaan, dan perilaku yang kaku dan tidak fleksibel, yang dapat menyebabkan kesulitan dalam hubungan, pekerjaan, dan aspek kehidupan lainnya.

Jenis gangguan kepribadian antara lain gangguan kepribadian ambang, gangguan kepribadian histrionik, dan gangguan kepribadian obsesif kompulsif.

Kelebihan dan Kekurangan Klasifikasi WHO

### Kelebihan

Klasifikasi WHO komprehensif dan komprehensif, mencakup berbagai gangguan kesehatan mental.

Klasifikasi WHO memberikan kerangka kerja yang diterima secara internasional untuk diagnosis dan pengobatan gangguan kesehatan mental.

Klasifikasi WHO memungkinkan perbandingan data kesehatan mental dan penelitian secara global.

### Kekurangan

Klasifikasi WHO berfokus pada gejala dan diagnosis, yang dapat mengabaikan faktor sosial dan budaya yang berkontribusi terhadap gangguan kesehatan mental.

Klasifikasi WHO dapat bersifat stigma, karena dapat memberi label dan mengkategorikan individu berdasarkan gangguan kesehatan mental mereka.

Klasifikasi WHO dapat menyederhanakan kompleksitas gangguan kesehatan mental, yang dapat menyebabkan pengobatan yang tidak memadai atau salah diagnosis.

Dampak Kesehatan Mental pada Individu dan Masyarakat

Gangguan kesehatan mental dapat berdampak signifikan pada individu dan masyarakat secara keseluruhan:

Dampak pada Individu

Gangguan kesehatan mental dapat menyebabkan penderitaan dan gangguan fungsi, yang dapat mempengaruhi pekerjaan, hubungan, dan kehidupan sehari-hari.

Gangguan kesehatan mental dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan fisik, seperti penyakit jantung, stroke, dan diabetes.

Gangguan kesehatan mental dapat menyebabkan stigma dan diskriminasi, yang dapat mengisolasi individu dan memperburuk gejala.

Dampak pada Masyarakat

Gangguan kesehatan mental dapat menimbulkan beban ekonomi pada masyarakat melalui biaya perawatan kesehatan, hilangnya produktivitas, dan meningkatnya penggunaan layanan sosial.

Gangguan kesehatan mental dapat berkontribusi pada masalah sosial, seperti kekerasan, tunawisma, dan kejahatan.

Gangguan kesehatan mental dapat mempengaruhi kualitas hidup secara keseluruhan masyarakat, karena dapat mengurangi kebahagiaan, produktivitas, dan kesehatan.

Tabel Gangguan Kesehatan Mental dan Kode ICD-10

Gangguan Kesehatan Mental Kode ICD-10
Gangguan Kecemasan Umum F41.1
Gangguan Panik F41.0
Gangguan Kecemasan Sosial F41.1
Gangguan Stres Pasca-Trauma F43.1
Gangguan Depresi Mayor F32
Gangguan Bipolar F30
Gangguan Skizofrenia F20
Gangguan Skizoafektif F25
Gangguan Delusi F22
Gangguan Penggunaan Alkohol F10
Gangguan Penggunaan Ganja F12
Gangguan Penggunaan Stimulan F15
Anoreksia Nervosa F50.0
Bulimia Nervosa F50.2
Gangguan Pesta Makan F50.8
Insomnia F51.0
Gangguan Tidur Apnea G47.3
Sindrom Kaki Gelisah G25.8
Gangguan Kepribadian Ambang F60.3
Gangguan Kepribadian Histrionik F60.4
Gangguan Kepribadian Obsesif Kompulsif F60.5

FAQ tentang Kesehatan Mental

### 1. Apa itu kesehatan mental?

Kesehatan mental adalah kondisi kesejahteraan di mana individu menyadari kemampuannya, dapat mengatasi stres kehidupan sehari-hari, bekerja secara produktif, dan memberikan kontribusi kepada komunitasnya.

### 2. Apa saja jenis gangguan kesehatan mental?

WHO mengklasifikasikan gangguan kesehatan mental ke dalam beberapa kategori, antara lain gangguan kecemasan, gangguan mood, gangguan psikotik, gangguan terkait zat, gangguan makan, gangguan tidur, dan gangguan kepribadian.

### 3. Apa saja gejala umum gangguan kesehatan mental?

Gejala gangguan kesehatan mental dapat bervariasi tergantung pada jenis gangguannya, namun umumnya dapat meliputi perasaan cemas atau takut, perubahan suasana hati, halusinasi, delusi, gangguan dalam berpikir, atau perubahan perilaku.

### 4. Apa saja faktor risiko gangguan kesehatan mental?

Faktor risiko gangguan kesehatan mental dapat meliputi faktor genetik, riwayat trauma, stres lingkungan, dan masalah sosial.

### 5. Bagaimana cara mengob